Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Pompa Air Satelit dan Untuk Sumur Kedalaman Berapa Meter?

Apa itu Pompa Air Satelit

Dalam rumah tangga, ada beberapa jenis pompa air yang dikenal luas oleh masyarakat. Secara garis besar ada empat jenisnya yaitu pompa air untuk sumur dangkal, dalam, celup, dan booster. Bagaimana dengan pompa air satelit?

Pompa air jenis ini tergolong dalam pompa air celup karena pemasangannya yang dibenamkan ke dalam air. Baca: pompa air satelit untuk pipa casing 2 inch

Apa itu Pompa Air Satelit?

Pompa satelit juga dikenal dengan nama pompa submersible, pompa celup, pompa rendam atau pompa sibel. Pompa ini hanya dapat dioperasikan di dalam air alias dicelupkan.

Jika debit air di dalam sumur tidak ada alias berada di bawah batas minimal maka alat ini akan rusak. Pompa harus benar-benar tertutup air saat pemasangan untuk menjaga keawetannya.
 
Pompa ini memiliki tipe pompa sentrifugal. Di mana prinsip kerjanya mengubah energi kinetik dari kecepatan aliran menjadi energi potensial dinamis dengan menggunakan impeller yang berputar di dalam tabung atau case.

Dibandingkan dengan jet pump sistem kerjanya jelas berbeda. Jet pump memiliki cara kerja menyedot air sedangkan submersible pump mendorongnya hingga muncul ke permukaan.

Kelebihan Pompa Air Satelit

Dibandingkan dengan jenis pompa lainnya. Ada beberapa kelebihan yang dimiliki pompa satelit, yaitu:

1.    Biaya perawatannya tidak besar
2.    Tidak bersuara sehingga tidak bising, ini disebabkan karena mesin pompa yang dibenamkan dalam air
3.    Pompa tidak cepat panas karena dicelupkan dalam air sehingga mendapat pendingin alami
4.    Tidak aus di bagian shaft dan bearing karena sistem pompa tidak menggunakan sistem penggerak shaft dan bearing. Jadi aman dari problem seperti ini pompa permukaan.
5.    Lebih efisien karena daya yang dibutuhkan tidak besar untuk menghisap air ke dalam mesin melainkan mendorongnya.

Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, membuat harga pompa air satelit ini sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan pompa air jenis lainya.

Fungsi Pompa Air Satelit

Sama seperti pompa umumnya, mesin pompa ini bisa digunakan untuk sanitasi air bersih, pengeluaran cairan, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan air.

Mereka yang menggunakan pompa ini adalah pelaku industri makanan, kolam, sewage, dan sumppit.
Industri tersebut membutuhkan air yang cukup banyak dan pompa air jenis satelit ini mampu memenuhi kebutuhan debit air dengan cukup baik.

Pompa ini masih dibagi lagi dalam beberapa kategori. Namun, untuk industri rumah tangga ada dua kategori yaitu tiga inch dan empat inch.

Maksudnya adalah mesin pompa yang digunakan bisa masuk ke dalam pipa berdiameter tiga atau empat inch. Namun penting juga untuk melihat merk pipa yang digunakan.
Setiap merk pipa memiliki ketebalannya masing-masing. Hal ini pula mempengaruhi masuk dan tidaknya mesin ke dalamnya,

Dalam rumah tangga, fungsi pompa satelit adalah untuk menggantikan mesin pompa permukaan yang tak mampu menghisab air lagi.

Berapa Kedalaman Sumur Untuk Pompa Air Satelit?

Sebelum membeli, pasti Anda akan mencari tahu terlebih dahulu jenis seperti apa yang cocok dengan sumur. Untuk mengetahuinya, Anda harus tahu terlebih dahulu kedalaman air.

Perhitungan untuk mengetahui jenis pompa satelit yang dibutuhkan yaitu:

1. Permukaan air dengan tinggi antara 20-40 meter menggunakan pompa submarsible ½ HP
2. Permukaan air dengan tinggi antara 40-50 meter memakai pompa ¾ HP
3. Tinggi permukaan air antara 50-70 meter membutuhkan pompa 1 HP
4. Tinggi permukaan air berada di kedalaman 60-80 meter dianjurkan menggunakan pompa 1.5 HP

Patokan di atas juga harus dipertimbangkan dengan kondisi suply air sumur serta pemakaian air. Acuan di atas diambil dengan perhitungan bahwa rumah tangga membutuhkan air sebesar 2 atau 3 m³ per jamnya.

Apabila penggunaan air dalam rumah ternyata lebih besar dari acuan tersebut maka HP harus ditambah. Biasanya kebutuhan air yang lebih besar karena digunakan untuk kolam renang, industri makanan, dan lain sebagainya.

Pompa air yang dijual di berbagai toko bangunan atau toko online biasanya hanya terisi mesin dan motornya saja. Untuk melengkapinya, Anda harus menambahkan:

1.    Kabel power yang menjadi sumber listrik dari kotak kontrol atau panel ke dalam mesin pompa
2.    panel untuk pengaman pompa apabila debit air berada di bawah batas minimal air yang dapat dipompa mesin
3.    Elektroda dan kabelnya yang berfungsi untuk memberitahu panel apabila debit air habis
4.    Penyambung kabel atau resin
5.    Stabilizer karena pompa ini rentan dengan voltase yang tidak sesuai

Jika budget Anda mencukupi, pilihlah pompa satelit dengan merk kenamaan dan sudah pasti kualitasnya.

Perhatikan ini Sebelum Memasang Pompa Satelit

Pompa satelit sangatlah andal dan dalam kondisi yang keras mampu bekerja dengan baik. Ini dibuktikan dengan beberapa pengaplikasiannya di

1. Air limbah atau pengolahan limbah
2. Pemompaan sumb atau mengeluarkan cairan dengan kedalaman tak terlalu dalam
3. Wells atau untuk sumur air dan bor
4. Pengurasan air kolam

Untuk memasangnya, perhatikan beberapa hal berikut ini yang akan mempengaruhi kinerjanya:

a.    Pemilihan area yang akan dipasang. Usahakan di bagian permukaan datar alias rata.
b.    Pemilihan pompa dan pipa yang digunakan
c.    Debit air dalam sumur
d.    Kedalaman air dan struktur tanah. Struktur tanah yang labil mampu menyebabkan longsor di dalamnya apabila terjadi gempa.

Masalah dan Cara Memperbaiki Pompa Satelit

Masalah yang cukup sering dialami adalah pompanya mati. Baca tulisan sebelumnya tentang penyebab pompa submersible mati dan cara mengatasinya.

Jika pompa Anda mati, periksalah dahulu kapasitornya. Jika tidak berfungsi dengan baik maka gantilah dan mesin akan bekerja lagi.

Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan terhadap ampere kabel power Anda pada saat running. Apabila hasilnya lebih dari 10A bisa dipastikan ada beberapa kemungkinan yang terjadi.
Salah satunya motor mendapat beban cukup berat seperti adanya tanah dan lain sebagainya.

Pompa yang mati juga bisa disebabkan oleh debit air yang tidak mencukupi batas minimal yang bisa dipompa sehingga mesin tidak mampu menjangkaunya. Bisa juga dari lilitan kabel yang bermasakah.

Di sinilah guna dari elektroda dan kabel elektroda yaitu sebagai sensor untuk kedalaman air.
Untuk mengetahui debit airnya perhatikan semburan yang keluar saat mesin dinyalakan. Jika di awal besar kemudian mengecil bisa dipastikan volume air dalam sumur berkurang.

Namun jika sudah dari awal semburannya kecil, motor mengalami masalah dan harus diperbaiki.
Angkat mesin ke permukaan dan cek satu per satu komponennya. Pada suatu kasus ada yang membuat pergerakan motor melambat karena terlilit benhang atau tali rafia,

Pastikan juga kedalaman airnya dengan menurunkan tali beserta pemberat ke sumur. Apabila tidak ada masalah maka konsentrasilah pada mesin pompa. Jika ragu dan tidak bisa memperbaikinya, lebih baik serahkan pada petugas service.

Mesin yang ditemukan kendala maka kemungkinan terakhirnya ada pada lilitan kabelnya.
Saat semua sudah selesai, jangan buru-buru dimasukkan ke dalam sumur. Periksa dahulu di bak untuk mengetahui kinerjanya. Apabila dirasa bagus bisa langsung diterapkan ke dalam sumur.

Kapasitas, kecepatan pemompaan, dan penggunaan energi pompa air satelit memang cukup baik dan mumpuni. Bahkan bisa digunakan bergantian dalam pengaplikasiannya. Tak heran banyak industri yang menggunakannya selain rumah tangga.

35 komentar untuk "Apa itu Pompa Air Satelit dan Untuk Sumur Kedalaman Berapa Meter?"

  1. Jika ada pertanyaan tentang pompa air silahkan tulis di kolom komentar. Saya akan bantu jawab berdasarkan pengalaman saya. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisan yang bagus, informatif gamblang, relatif mudah dicerna termasuk oleh awam... Sangat membantu... Tks

      Hapus
    2. Mungkin suatu saat saya akan minta bantuan informasi lebih jauh tentang submersible pump (knp "satelit"?)... Tks

      Hapus
    3. Terima kasih...

      Jika ada pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman silahkan tulis disini, siapa tau bisa menambah wawasan pembaca lainnya...

      Hapus
    4. Apakah mungkin pompa air satelit digunakan untuk lebih dari 2 rumah? Dan kalo memungkinkan jenis, merk dan kekuatannya yang berapa HP ?
      Mohon kiranya dpt penjelasan karena saya dalam waktu dekat akan memasang pompa satelite dengan lebih dari 2 rumah.
      Terima kasih

      Hapus
    5. Pompa satelit tidak diukur berdasarkan jumlah rumah yang dialiri tetapi diukur dari panjang pipa output dan debitnya.

      Untuk pompa satelit / submersible ada beberapa pembagian kapasitasnya:

      - ½ HP, pipa casing 2 inch
      - ½ HP, pipa casing 3 inch
      - ¾ HP, pipa casing minimal 3 inch
      - 1 HP, pipa casing minimal 3 inch
      - 1½ HP, pipa casing minimal 4 inch
      - 2 HP, pipa casing minimal 4 inch

      Semakin tinggi tingkatan HP nya maka pipa output semakin panjang dan debitnya juga semakin besar.

      Nah, jika digunakan untuk 2 rumah sebaiknya pilih yang minimal ¾ HP. Tetapi sebelum membeli sebaiknya jelaskan dulu kepada penjual pompa tsb berapa jarak masing masing rumah dari titik sumur bor.

      Soal merk pompa yang rekomendasi paling kuat dan awet (juga mahal harganya) adalah merk Grunfos.

      Selain itu banyak juga merk lainnya seperti Shimizu, Franklin, York, Dabavon, San Ei, Wasser, dll.

      Demikian penjelasan saya. Jika ada hal yang kurang jelas silahkan bertanya kembali... Terima kasih

      Hapus
  2. Saya mau memasang pompa satelit 1 HP kira2 kedalaman air nya brp ya ? Dan brp byk saya harus memakai pipa 3 inch nya jika kedalaman nya lebih dari 60 meter

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk pompa satelit tidak hanya dihitung dari kedalaman sumur bor tetapi dihitung berdasarkan panjang pipa output (head) secara keseluruhan.

      Tetapi panjang pipa rata rata yang 1 HP antara 80 - 100 meter (tergantung merknya).

      Tetapi saran saya agar keluarnya tetap deras maka pemasangan pipa outputnya maksimal di 70 meter saja. Jadi silahkan ukur panjang pipa keseluruhannya aja di tempat bapak/ibu.

      Demikian jawaban saya,. Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali, terima kasih.

      Hapus
  3. Saya ada pompa 3/4 HP dan sumur/panjang pipa saya 40 m , diameter pipa 3/4 inc. Bisa dipasang/berfunsgsi gak? Karena pompanya kebesaran ato baiknya saya ganti saja pipanya jadi 1 inc

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk pompa satelit 3/4 HP bisa dipasangi pipa output ukuran 1" ataupun 3/4" juga tidak ada masalah.

      Hapus
  4. mau tanya pak
    di rumah saya mesin air ny masih yang apolo dan air nya berwarna kuning dan bau
    rencana mau pakai satelit..
    kalau pakai satelit apakah airnya jdi bersih?
    dan haruskah saya pasang toren air juga jika pakai satelit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada hubungan antara kualitas air dengan jenis pompa yang digunakan, baik pompa air satelit, pompa air sumur dalam ataupun pompa air sumur dangkal.

      Tidak ada pengaruh spesifik ke kualitas air yang dikeluarkan dari dalam tanah sepanjang DEBIT AIRNYA SAMA dengan pompa yang sebelumnya digunakan.

      Yang akan jadi pengaruh ke kualitas air misalnya kasusnya seperti ini:

      Awalnya menggunakan pompa dengan debit airnya 20 liter/menit lalu pompa tsb diganti dengan pompa yang debitnya 50 liter/menit.

      Nah, biasanya kalau yang seperti ini kualitas air yang dikeluarkan akan semakin jelek (bisa jadi makin keruh, makin merah, makin berbau).

      Atau bisa jadi air yang keluar tetap "tampak jernih" tetapi akan ada perubahan rasa jika diminum.

      Demikian jawaban saya, jika ada hal yang kurang jelas silahkan bertanya kembali 🙏

      Hapus
  5. Terima kasih artikelnya sangat membantu buat kami yg awam.
    Saya ada pertanyaan, pompa sible agar bisa berfungsi otomatis apakah bisa dipasang pressure control?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tujuan dipasang pressure control untuk apa ya pak? Apakah supaya ketika toren / tandon air penuh maka pompa akan mati secara otomatis?

      Jika itu tujuannya maka sebaiknya di toren dipasang pelampung radar.

      Pelampung ini dihubungkan dengan kabel listrik menuju ke control box pompa satelit sehingga jika toren penuh maka pompa satelit akan mati dan otomatis akan hidup jika air di toren berkurang.

      Penting!
      Pelampung radar ini berbeda dengan pelampung bola. Yang saya rekomendasikan adalah pelampung radar yang menggunakan listrik, bukan pelampung bola !.

      Pelampung radar ini banyak dijual di toko bangunan terdekat di kota anda.

      Dan banyak juga dijual di penjual online. Coba ketik di Google "pelampung radar elektrik", maka akan banyak pilihan merk yang muncul, seperti merk radar, otolevel, sanko, dupon, dll.

      Demikian jawaban saya, semoga membantu...

      Hapus
    2. Mengenai pressure Control itu Saya lihat dari YouTube berjudul "Tutorial Cara pemasangan Pressure Control Pada pompa satelite"

      Hapus
    3. Oh oke, saya baru paham yang bapak maksud. Terima kasih penjelasannya pak...

      Kalau saya menyebut barang tsb sebagai "automatic pressure control" yang fungsinya sama seperti automatic switch pada pompa air biasa.

      Fungsinya jika kran air ditutup maka pompa akan mati secara otomatis dan jika kran dibuka maka pompa juga akan hidup.

      Hapus
  6. kalau tuk daerah saya susah mendapatkan pasokan air bersih, apa bisa dengan menggunakan satelit ini, bisa menemukan sumber air yg bagus?

    Terima kasih atas jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pompa air satelit / submersible adalah pompa air biasa yang fungsinya hanya untuk menyedot dan mendorong air ke permukaan.

      Pompa ini tidak mempengaruhi kualitas air sumur bor.

      Ada salah kaprah dalam masyarakat... banyak yang mengira semakin dalam air sumur bor maka airnya semakin bagus, padahal itu bukan jaminan.

      Banyak juga yang beranggapan kalau kedalaman sumur bor diatas 80 meter airnya pasti jernih, padahal itu juga bukan jaminan.

      Air sumur bor yang dalam hanyalah menjamin ketersediaan air dikala sumur dangkal sekitarnya sudah kering saat musim kemarau.

      Demikian jawaban saya, semoga membantu...

      Hapus
  7. Kalau 1 lubang sumur bor 30 meter pakai 2 pompa submarsible ini bisa ga ya?

    BalasHapus
  8. Untuk pipa casing 3" atau 4" sebaiknya hanya menggunakan 1 pompa submersible saja.

    Juga untuk pipa casing 6" atau 8" sebaiknya hanya menggunakan 1 pompa submersible saja.

    Kenapa jangan menggunakan lebih dari 1 pompa dalam 1 lubang?

    1. Agar tidak "berebut air" saat pompa dinyalakan bersamaan.

    2. Kalau "berebut air" kualitas air akan tambah buruk karena air "disedot paksa". Bisa jadi air akan bertambah keruh, bertambah bau dan juga terjadi kenaikan TDS air yang signifikan.

    3. Jika terjadi trouble pada salah satu pompa maka akan kesulitan mengangkatnya / bisa nyangkut satu sama lain.

    Demikian jawaban saya, semoga membantu...

    BalasHapus
  9. Apakah penggunaan pompa air satelit bisa menyebabkan sumur tetangga kering kalo diaplikasikan ke perumahan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak hanya pompa air satelit...

      Pompa air sumur dangkal, pompa air semi jetpump dan pompa air sumur dalam... semua berpotensi menyebabkan sumur tetangga kering, KHUSUSNYA jika yang digunakan adalah POMPA WATT BESAR (walaupun pompa watt kecil juga bisa terjadi).

      Ini adalah FAKTA yang sering saya temukan di lapangan.

      Yang sering menjadi penyebab sumur tetangga kering adalah penggunaan pompa satelit / submersible yang memiliki watt besar.

      Apalagi jika menggunakan pipa casing yang 8" dengan pompa watt besar, itu bahkan bisa menurunkan ketinggian air (bawah tanah) radius 10 - 80 meter ke tetangga sekitarnya.

      Catatan penting:
      Penggunaan pompa satelit yang bisa menyebabkan sumur tetangga kering bisa berbeda tiap daerah dan TIDAK TERJADI SAMA RATA DI SEMUA TEMPAT, hanya daerah yang memiliki sedikit "simpanan air" bawah tanah yang akan mengalami hal tsb.

      Tetapi jika air bawah tanah di daerah tsb MELIMPAH maka penggunaan pompa submersible dengan watt besar tidak akan menjadi masalah dan tidak akan menyebabkan sumur tetangga kering.

      Maka dari itu kita harus bisa menilai kondisi air tanah di tempat kita masing masing.

      Jika ada hal yang kurang jelas silahkan bertanya kembali. Terima kasih

      Hapus
  10. Saya mau tanya rencana mau buat sumur bor dengan cassing 4" Menggunakan submersible, pertanyaan saya ukuran mesin submersible harus ukuran 4" Juga atau bisa yang 3" Dan pengaruhnya apa klau menggunakan submersible yg ukuran 3"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pipa casingnya 4" maka pompa submersible nya yang diameter 3" atau 2".

      Carilah pompa air yang debitnya sesuai kebutuhan saja, tidak perlu menggunakan pompa besar jika kebutuhan air harian sedikit.

      Hapus
    2. Berarti tidak ada masalah ya kak, untuk kebutuhan air hanya untuk keluarga kecil, soalnya berbandingan harga submersible yg 3" Lebih murah

      Hapus
    3. Iya tidak masalah pakai yang 3".

      Yang perlu diperhatikan hanya 1 hal: Jika air sumur bornya banyak mengeluarkan pasir atau lumpur dalam waktu yang lama hingga berjam jam maka sebaiknya gunakan pompa submersible merk ternama yang kualitasnya bagus dan jangan beli yang murahan.

      Ini disebabkan karena pasir atau lumpur (apalagi jumlahnya banyak) akan menyebabkan pompa submersible sering macet dan pompanya harus diangkat ke permukaan untuk dibersihkan.

      Jika ini terjadi berulangkali tentu akan merepotkan...

      Jadi jika air sumur bornya banyak mengeluarkan pasir sebaiknya gunakan pompa submersible merk ternama meskipun harganya lebih mahal. Atau gunakan saja pompa sumur dalam jenis jetpump.

      Hapus
  11. Terima kasih artikelnya bermanpaat, saya mau tanya pak. Sumur bor saya 3" nah istri beli shimizu spg20-315k bit 3" juga apakah bisa d aplikasikan di casing 3". Msalahnya istri beli online kalo harus d tukar prosedurnya ribet banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pipa casing sumur bornya 3" ya harus menggunakan pompa air yang diameter 2" supaya bisa masuk pak...

      Saran saya sebaiknya minta tukar lagi ke penjualnya walaupun ribet, makan waktu dan biaya.

      Demikian...

      Hapus
  12. Pompa air sering bermasalah?

    Bingung memilih merk pompa air terbaik?

    Ingin konsultasi masalah pompa air sumur dangkal dan sumur dalam?

    Silahkan bertanya melalui kolom komentar konsultasi pompa air Shimizu

    Atau ke halaman: daftar harga pompa air

    Terima kasih 🙏

    BalasHapus
  13. Bang saya mau bertanya, saya punya sumur galian kedalaman dari atas 32 meter, pertanyaannya apa bisa pake pompa satelit, dan saya harus pake ukuran berapa bang.
    Saya cuman pake untuk kebutuhan rumah tangga dan kos-kosan 5 kamar.
    Trima kasih bang sebelumnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bisa pakai pompa air satelit.

      Untuk kos kosan 5 kamar sebaiknya cari pompa air satelit yang debitnya sekitar 1500 liter/jam... itu sudah cukup memadai.

      Pompa satelit kapasitas segitu bisa masuk ke pipa casing ukuran 3" dan yang lebih besar.

      Terima kasih

      Hapus
  14. Dimana posisi yang paling bagus untuk tempat menyimpan pompa satelit? Apakah dicasing paling bawah atau agak atas sedikit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penempatan pompa submersible sebaiknya jangan terlalu dekat dengan dasar sumur bor.

      Sebaiknya posisi pompa dengan dasar berjarak 3-4 meter agar tanah di dasar tidak ikut terhisap.

      Terima kasih

      Hapus
  15. Pak saya mau bertanya. Saya ada rencana buat sumur bor satelit. Penggunaan air hanya untuk kegiatan sehari2. Bisakah saya diberikan informasi mengenai pompanya dan pipanya dan kedalamannya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya urusan mencari pompa air satelit belakangan saja setelah pengeboran selesai dilakukan.

      Sebab kita belum tau berapa ketinggian permukaan air tanah tsb. Apakah "ketemu" air di kedalaman 1 meter, di 5 meter atau mungkin di 30 meter, atau mungkin tidak "ketemu" air sama sekali??

      Hal yang penting untuk diketahui, sebaiknya untuk kemudahan jangka panjang sebaiknya untuk casing sumur bor gunakan yang 3 atau 4 inchi saja, jangan yang 2 inchi.

      Demikian jawaban saya. Terima kasih...

      Hapus

Silahkan bertanya atau berkomentar...