Panduan Memilih Genset Mini Sesuai Kebutuhan Listrik Kita

Inilah panduan untuk memilih mesin genset mini yang sesuai kebutuhan kita agar peralatan listrik awet dan tidak terjadi kerusakan pada genset yang sudah kita beli.

panduan memilih genset mini

Panduan Memilih Mesin Genset Mini

Sebagai pembangkit listrik mandiri non PLN, adanya genset mini sangat membantu berbagai keperluan manusia, terutama di tempat yang belum terjangkau listrik PLN ataupun untuk pedagang keliling yang selalu berpindah pindah tempat.

Tak hanya untuk menghidupkan lampu, tetapi juga untuk peralatan listrik dan elektronik lainnya.

Nah, disinilah perlunya pengetahuan kita sebelum memutuskan untuk membeli mesin genset ini karena listrik yang dihasilkan seringkali tidak stabil karena berbagai sebab, seperti AVR nya yang mulai rusak atau adanya ketidakstabilan pada mesin akibat kerja mesin yang terlalu dipaksa.

Ketidakstabilan arus listrik membuat masalah serius, yakni akan menyebabkan lampu rumah akan putus dan peralatan elektronik juga akan mudah rusak.

Berapapun harga genset mini yang akan dibeli, anda harus mengetahui berapa besar pemakaian listrik yang akan menggunakan mesin genset tsb.

Ketahui prinsip ini: Belilah output mesin genset 4x lebih besar dari daya listrik yang akan digunakan.

Maksudnya begini, jika anda ingin mencari mesin genset untuk sekedar menghidupkan lampu rumah dan kipas angin dengan totalnya 300 watt maka anda harus mencari genset dengan daya output minimal 1200 watt.

Contoh kedua: jika anda membutuhkan daya listrik untuk menghidupkan lampu, dll dengan daya total 1000 watt maka anda harus mencari genset dengan output minimal 4000 watt.

Kenapa demikian? Karena sebagian besar genset yang beredar di Indonesia kapasitas output nya tidak sesuai dengan yang tertulis di spesifikasi mesin.

Di mesin tertulis output 900 watt, tetapi baru menghidupkan 1 pompa air 125 watt genset nya langsung megap megap bersuara nyaring dengan listrik yang naik turun dengan cepat, bahkan bisa menyebabkan beberapa lampu rumah bisa putus seketika.

Padahal mesin gensetnya baru dibeli...

Jadi tujuannya membeli genset dengan daya output 4x lipat dari daya listrik yang dibutuhkan semata mata agar daya listrik yang dihasilkan tetap stabil dan tidak naik turun.


Bukannya pakai genset besar malah bikin boros bensin?

Itu betul... tetapi itu lebih baik daripada harus mengalami bohlam lampu putus dan kerusakan barang barang elektronik kesayangan anda. Belum lagi faktor ketidaknyamanan mata akibat lampu penerangan yang berkedip kedip akibat listrik genset yang tidak stabil.

Selain itu juga jika genset kerjanya terlalu "maksa" maka listrik yang dihasilkan juga voltage nya rendah tidak mencapai 220 volt. Ini jika dipakai untuk pompa air tentu putaran pompa menjadi lambat dan menyebabkan pompa gagal menyedot air. Kalaupun berhasil maka debit air yang keluar sangat kecil.

Apakah rumus 4x lipat diatas juga berlaku untuk genset besar bahan bakar solar?

Kalau jenis solar maka kelipatannya hanya 2x saja. Misalnya anda membutuhkan daya listrik total 2000 watt, maka anda harus mencari genset solar dengan daya outputnya minimal 4000 watt.

Jam Kerja Genset Mini

Tidak ada aturan soal berapa jam kerja genset mini dalam seharinya. Tetapi alangkah baiknya jika tidak dipaksa hidup terus menerus tanpa istirahat. Paling tidak setelah dihidupkan selama 4 jam dibeli jeda waktu 2 jam untuk mendinginkan mesin. Genset kecil berbeda dengan genset diesel besar yang mampu kerja 12 jam non stop tanpa dimatikan.

Disini saya akan membahas mesin genset mini karena paling banyak penggunanya dan karena harga genset mini paling murah dan paling banyak digunakan untuk skala rumah tangga ataupun pedagang keliling.

Dari sekian banyak merk genset, saya hanya akan menuliskan 3 merk genset yang kualitasnya lebih bagus dari merk lainnya:

- Genset Honda
Ada type Honda EP1000 dengan kapasitas outputnya 800 watt dengan harga Rp 6.100.000.

- Genset Krisbow
Ada type 2800W dengan kapasitas outputnya 2500 watt dengan harga Rp 4.695.000.

- Genset Yamaha
Ada Yamaha ET-1 dengan kapasitas outputnya 600 watt dengan harga Rp 3.050.000

Memang ketiga merk diatas harganya lebih mahal daripada merk lainnya. Tetapi untuk jangka panjang anda akan diuntungkan karena awet dipakai bertahun tahun dan jarang bermasalah.

Itu saja panduan memilih genset mini yang harus anda ketahui sebelum memutuskan membeli agar anda tidak mengalami kerugian akibat kerusakan barang barang elektronik di rumah anda karena daya outputnya tidak sesuai dengan yang tertulis.

0 Response to "Panduan Memilih Genset Mini Sesuai Kebutuhan Listrik Kita"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel