Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab dan Cara Memperbaiki Mixer Adonan Kue yang Rusak

Penyebab dan cara memperbaiki mixer

Masalah kerusakan yang terjadi pada mixer memang sangat beragam, mulai dari motor yang tidak dapat berputar, motor tidak dapat berputar namun mengeluarkan suara, ada juga motor mixer yang berputar dengan mengeluarkan suara yang sangat keras, dan lain lainya, serta hal yang menyebabkan kerusakan. Berikut ini adalah Penyebab dan cara memperbaiki mixer adonan kue yang rusak. 

 Penyebab dan cara memperbaiki mixer adonan kue yang rusak

1. Saat Motor Mixer tidak dapat berputar
Masalah pada mixer saat motor tidak dapat berputar ini biasa disebabkan karena tidak ada arus listrik yang masuk kedalam motor mixer. 

Karena ketidakadaan arus listrik dapat mungkin terjadi karena kerusakan yang terjadi pada bagian bagian yang dilalui oleh arus listrik seperti, tusuk kontak, kabel pengantarm saklar, sikat, komutator sehingga listrik tidak dapat menuju ke dalam belitan atau kumparan motor.

2. Motor Mixer tidak berputar dan mengeluarkan dengungan
Selanjutnya adalah masalah pada motor yang tidak dapat berputar dan mengeluarkan dengungan, masalah ini biasanya disebabkan karena belitan medan bantu atau medan putar terjadi hubungan singkat. 

Hubungan yang singkat inilah yang dapat menyebabkan motor mixer anda tidak dapat berputar, jika hal kerusakan seperti ini anda abaikan hingga 30 menit dapat mengakibatikan belitan stator dan rotor terbakar. Anda dapat memperbaikinya dengan cara terbaik yaitu dengan mengganti kumparan utama stator. 

3. Motor Mixer Berputar, Namun disertai dengan Percikan Bunga Api
Masalah selanjutnya adalah motor mixer berputar, namun disertai dengan percikan bunga api. Hubungan kontak antara sekat dan komutator tidak merata dan kurang pas merupakan penyebab terjadi kondisi seperti ini. 

Bila mixer anda mengalami masalah kerusakan tersebut, anda dapat perbaiki dengan cara :

– Memeriksa Sikat Motor : Pastikan sikat anda sudah pada pas dan tidak menutupi bahkan menyambukan kontak sikat dengan lamel komutator dengan baik.

– Memeriksa Kondisi Sikat : Jika sikat yang dimiliki sudah terlalu pendek maka sebaiknya segera di ganti karena tidak akan dapat menutupi dan menyambungkan hubungan antara sikat dengan lamel  lamel komutator rotor.

4. Motor Mixer dapat berputar, namun mengeluarkan suara dengungan yang keras
Masalah yang terjadi selanjutnya yaitu motor mixer yang dapat berputar, namun motor mixer mengeluarkan suara dengungan yang keras. 

Kondisi mixer dalam masalah ini biasanya terjadi karena kerusakan terhadap bearing as rotor yang peluruh bearing terlalu dekat terhadap lingkaran bearing atau bahkan sudah pecah. 

Kerusakan pada mixer seperti ini menyebabkan rotor mengalami lentingan bahkan sentakan terhadap lingkaran dalam bearing saat motor berputar. 

5. Motor Mixer Dapat Berputar Namun Pengaduk Adonan Tidak Ikut Berputar
Masalah selanjutnya adalah motor mixer dapar berputar, namun tungkai pengaduk adonan tidak ikut berputar. 

Pada saat mixer dalam kondisi kerusakan seperti ini, bisa saja disebabkan karena gigi kopel yang digunakan untuk mengenggam tungkai pengaduk yang terhubung dengan gigi. 

Salah satunya cara untuk memperbaikinya yang dapat dilakukan adalah menganti dengan yang baru. 

Kesalahan Kesalahan yang Dilakukan Pengguna Menyebabkan Mixer Rusak

Dalam menggunakan mixer seringkali para pengguna mengabaikan tata cara dalam menggunakan mixer yang benar. Sehingga sering kali para pengguna melakukan suatu kesalahan dalam penggunaan sehingga menyebabkan mixer lebih cepat rusak. 

Harga mixer yang murah bukanlah menjadi dalang dari kerusakannya, namun para pengguna yang salah dalam menggunakanya juga dapat menjadi faktor. Berikut ini adalah kesalahan kesalahan yang dilakukan pengguna menyebabkan kerusakan.

1. Memulai penggunaan dengan kecepatan tinggi
Kesalahan dalam penggunaan mixer yang pertama adalah memulai penggunaan dengan kecepatan tinggi, dilakukan dengan kecepatan tinggia karena anda ingin menyelesaikan adonan dengan terburu buru. 

Padahal hal yang anda lakukan akan meningkatkan terjadinya percikan listrik ataupun turunnya daya penggunaan dari mixer itu sendiri. Dan untuk menghindari terjadinya hal tersebit, sebaiknya anda menggunakan mixer yand dimulai dari kecepatan terendah, lalu perlahan lahan anda tingkatkan menjadi kecepatan lebih tinggi.

Dan perlu anda sadari bahwa mixer tergolong sebagai peralatan elektronik yang sangat sensitif, dan juga lebih memakan banyak daya listrik. Gangguan daya sedikit saja dapat membuat motornya menjadi rusak. 

Mencolokkan kabel power pada mixer, ke stop kontak yang menempel di tembok, dan bukan ke colokan listrik tambahan, meminimalisir terjadinya kerusakan pada motor penggerak mixer.

2. Menggunakan peralatan lain saat proses pengadukan
Kesalahan selanjutnya adalah menggunakan pelralatan lain saat proses pengadukan, pastinya anda sering menggunakan sendok, spatula ataupun alat lainnya untuk mengikis adonan saat proses pengadukan karena menganggap bahwa hal tersebut akan mempercepat adonan lebih tercampur. 

Justru hal yang anda lalukan adalah salah, dan anda harus menghindarinya. Karena akan ditakutkan spatula terbawa atau tersangkut pada tungkai pengaduk mixer. 

Dan bila hal ini sampai terjadi, mixer anda mungkin akan rusak, dan bila anda ingin mengikis adonan maka matikan mesin mixer anda terlebih dahulu agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. 

3. Mengabaikan jarak antara pengocok dan dasar mangkuk
Kesalahan yang ketiga adalah mengabaikan jarak antara pengocok dan dasar mangkuk, perlu anda ketahui bahwa tungkai pengaduk mixer seharusnya tidak menyentuh bagian bawah mangkuk, tetapi juga tidak boleh terlalu jauh dari bagian tersebut. 

Hal ini dikarenakan jarak antara tungkai pengaduk mixer dengan bagian bawah mangkuk, anda perlu memberinya jarak agar mendapatkan hasil adonan yang lebih baik. Adonan yang baik tentu saja akan membuat selangkah lebih dekat pada hasil masakan yang lebih lezat.

4. Menggunakan mixer hanya untuk membuat adonan kue
Selanjunya adalah menggunakan mixer hanya untuk membuat adonan kue, bila mixer dirumah anda hanya digunakan dalam pembuatan kue saja, maka anda sangatlah rugi. 

Mixer merupakan alay serbaguna yang dapat digunakan untuk mencacah daging, menumbuk kentang dan masih banyak fungsi lainnya. Mixer tidak hanya bisa digunakan untuk membuat kue. 

Ada banyak sekali jenis makanan yang bisa dibuat menggunakan mixer berdasarkan jenis mixernya.Bila anda ingin membuat whipped cream, misalnya, cobalah dinginkan mangkuk pengocok di dalam freezer selama beberapa menit. 

Dengan begitu kamu bisa membuat krim yang kental dengan cepat.

5. Salah menyimpan mixer
kesalahan selanjutnya adalah salah dalam menyimpan mixer, anda perlu meninggalkan kebiasaan jelen dengan meletakkan mixer di sembarang tempat, karena sebaiknya mixer perlu di simpan pada tempat yang tertutup rapat, atau di tempat khusus yang tidak mudah dijangkau oleh anak anak. 

Selain itu tempat yang bersih juga perlu untuk menyimpan mixer. Bila anda ingin melindungi baju dari baju bagian tubuh lain dari kemungkinan percikan adonan yang keluar dari stand mixer, gunakan pelindung percikan, atau semacam penutup yang bisa dipasang di mangkuk mixer.

Penutup ini tidak menutupi seluruh bagian mangkuk, melainkan masih menyisakan lubang bagi pengocok untuk bekerja sempurna.

Sebuah mixer yang kuat dan tahan lama pastinya tergantung dengan cara menggunakannya dalam kehidupan sehari hari. Lalu pastikan juga supaya alat tersebut dalam keadaan bersih dan terawat.

Tips Merawat Mixer Agar Awet dan Tahan Lama

Dengan menggunakan mixer, pekerjaan semacam mencampur, mengaduk sampai mengembangkan adonan akan lebih mudah. Namun jika tidak dirawat dengan baik. Fungsi mixer tidak akan maksimal dan cepat rusak. 
 
Memiliki mesin mixer yang awet dan tahan lama memanglah menjadi keinginan para ibu rumah tangga dan juga para penggunanya, anda perlu memerhatikan beberapa tips di bawah ini agar membuat mixer anda menjadi awet dan tahan lama.

1. Bersihkan mixer setelah digunakan
Mixer yang telah digunakan sebaiknya segera dibersihkan, dan anda perlu membersihkan mixer hingga bagian tersulit seperti lubang dan sela sela yang terdapat pada tempat tungkai pengaduk. Perlu anda bersihkan hingga bagian tersulita karena biasanya sisa adonan mengendap di dalamnya. 

Karena itu bersihkan sampai benar benar bersih. Pastikan bagian dalam mixer tidak terkena air dan anda hanya perlu membersihkanya dengan lap yang telah di beri sedikit air, lalu pada tungkai pengaduknya anda dapat mencucinya dengan menggunakan air dan sedikit sabun.   

2. Gulung kabel
Selanjutnya adalah menggulung kabel, biasanya pada badan mixer tersedia slot untuk melipat kabel. Agar awet dan tahan lama, lipat kabel pada tempatnya. Kemudian susun pada kotak kemasan seperti semula.

 3. Simpan di tempat yang kering
Menyimpan mixer di tempat yang kering, karena mixer merupakan alat elektronik yang sangat sensitif terhadap suhu dan keadaan lingkungan. Karena itu ketika menyimpannya harus ditempat yang benar benar kering. Selanjutnya anda perlu memerhatikan tempat penyimpanannya. 

Pastikan tak ada lubang dan hama sejenis tikus atau serangga yang bisa merusak kemasan sampai bagian dalam mixer.

4. Pastikan tegangan/volt mesin mixer roti sesuai
Pastikan tegangan/volt mesin mixer roti sesuai dengan tegangan listrik dirumah. Jangan sampai membeli mixer dengan voltase lebih besar dari voltase rumah anda.

5. Cabutlah kabel penghubung bila mixer telah digunakan
Cabutlah kabel penghubung mesin mixer roti dengan stopkontak apabila sedang tidak digunakan, kemudian gulung kabel dengan rapih dan tempatkan pada slot kabel yang biasanya tersedia pada badan mixer.. Hal ini dilakukan untuk mengurangi daya listik.

6. Jangan terlalu lama menggunakan mixer
Jangan terlalu lama menggunakan mesin mixer untuk mengaduk adonan apalagi sampai panas ini mengakibatkan terbakarnya lilitan motor. Apabila memang adonan yang di mixer membutuhkan waktu yang lama beri jeda sekitar 15 untuk memulihkan mesin mixer, setelah itu nyalakan kembali mixer dan lanjutkan pekerjaan Anda..

7. Hindari dari benturan
Jaga jangan sampai badan mesin mixer roti jatuh. Karena mixer yang telah jatuh bisa saja mengurangi performa kerjanya. Jangan sampai mixer anda terjatuh atau tertimpa benda benda keras karena hal itu dapat merusak badan mixer dan komponen komponen kelistrikan mixer.

8. Lumasi roda gigi untuk memperlancar
Lumasi dengan minyak pelumas pada bagian roda gigi dengan meneteskan minyak pelumas yang bertujuan untuk memperlancar gerakan mesin mixer roti.

Demikian penyebab dan cara memperbaiki mixer adonan kue yang rusak. Semoga dapat menambah wawasan kita semua, serta dapat membantu anda dalam mecari penyebab dari mixer yang rusak dan cara memperbaikinya sehingga tidak perlu memanggil service canter.

Posting Komentar untuk "Penyebab dan Cara Memperbaiki Mixer Adonan Kue yang Rusak"