Sabtu, 09 Desember 2017

Harga Mesin Bubut Mini / Kecil Untuk Besi dan Logam Lain

Mesin bubut mini - Mesin bubut merupakan jenis mesin perkakas yang paling banyak digunakan di dunia permesinan. Mesin ini digunakan untuk menyayat permukaan benda saat benda berputar.
Sejarah mesin ini dimulai pada tahun 1775 ketika John Wilkinson membuat bor horisontal untuk mengerjakan permukaan silinder bagian dalam. Kemudian, pada tahun 1794, Henry Maudslay membuat mesin bubut yang pertama.


Sekitar 36 tahun kemudian, yakni pada tahun 1830, Joshep Withworth mengembangkan perkakas buatan Wilkinson dan Maudslay dengan membuat sebuah alat ukur yang memiliki kecermatan hingga seperjuta inci.

Sampai pada tahun 1920, mesin perkakas memiliki kegunaan yang semakin khusus. Dari tahun 1930 sampai 1950, mesin bubut yang memiliki tenaga lebih besar dan kuat mulai dibuat untuk mengefektifkan kegunaannya sebagai alat potong.

Selama tiga dasawarsa terakhir, para ahli teknik terus mengembangkan mesin bubut yang memiliki kemampuan dan tingkat presisi sangat tinggi. Bahkan, pada tahun 1975, para ahli sudah mulai mengembangkan mesin bubut yang dioperasikan oleh komputer menggunakan program CNC, yang dikenal dengan nama mesin bubut CNC (Computer Numerically Controlled).

Prinsip Kerja Mesin Bubut

Proses pembubutan adalah proses permesinan yang menggunakan alat pahat dengan satu mata potong untuk menyayat material dari permukaan benda kerja yang berputar. Pada saat penyayatan, alat pahat bergerak secara linier dan sejajar dengan sumpu putar benda kerja. Dengan mekanisme seperti ini, proses pembubutan biasanya dikhususkan untuk membuat benda kerja yang berbentuk silinder.

Pada saat proses pembubutan dengan mesin bubut, motor listrik akan menghasilkan putaran pada main spindle atau poros utama yang ada di kepala tetap. Kemudian, poros utama akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa hingga membuat roda gigi yang ada pada poros utama berputar.

Melalui roda gigi pengbubung, putaran selanjutnya akan diteruskan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir kemudian akan diubah menjadi gerak translasi pada carriage atau eretan pembawa alat pahat. Akibatnya, pada benda kerja akan terbentuk sayatan yang berbentuk ulir.

Bagian-Bagian Mesin Bubut

Bagian utama pada mesin bubut terdiri dari kepala lepas (head stock), kepala tetap, meja mesin, carriage, poros pembawa, dan kelengkapan alih gerak laju. Agar lebih jelas, berikut adalah penjelasan singkat mengenai bagian-bagian mesin bubut tersebut.

1. Kepala Tetap (Head Stock)
Kepala tetap merupakan bagian mesin bubut terletak di sebelah kiri mesin. Bagian ini berfungsi untuk memutar benda kerja yang di dalamnya terdapat transmisi roda gigi. Pada bagian ini juga terdapat sejumlah bagian mesin untuk memudahkan operator melakukan pekerjaan, seperti plat mesin, cakra bertingkat, engkol pengatur pasangan roda gigi, serta motor penggerak mesin.

2. Kepala Lepas
Kepala lepas merupakan bagian dari mesin bubut yang terletak di sebelah kanan mesin bubut. Bagian ini berfungsi untuk menopang benda kerja yang berukuran panjang. Pada saat mengerjakan benda panjang, kemungkinan bengkong biasanya akan sangat besar sehingga benda harus ditopang kedua ujungnya di kepala tetap dan kepala lepas. Beberapa komponen mesin yang ada di kepala lepas ini antara lain adalah poros putar, handwill, pengunci poros, serta pengunci alas.

3. Meja Mesin
Meja mesin merupakan sebuah alas kokoh yang berfungsi untuk menampung komponen-komponen mesin bubut yang lain seperti kepala tetap, kepala lepas, serta eretan.

4. Eretan (Carriage)
Eretan atau carriage adalah alat pada mesin bubut yang digunakan untuk melakukan proses pemakanan pada benda kerja dengan cara menggerakkannya ke kanan dan ke kiri. Pada saat digerakkan, eretan utama akan bergerak di sepanjang meja kerja sambil membawa eretan lintang, eretan atas, serta dudukan pahat.

5. Poros Penggerak (Feed Shaft)
Poros penggerak atau feed shaft merupakan bagian dari mesin bubut yang berfungsi untuk membawa alat pahat yang terpasang pada tool post agar mendekati benda kerja yang terpasang pada kepala tetap.

6. Kelengkapan Alih Gerak Laju
Laju merupakan jalannya pahat bubut dalam satu kali putaran benda kerja. Karenanya, kelengkapan transmisi laju harus digerakkan oleh spindle kerja.

Mesin Bubut Mini

Mesin bubut terdiri dari bermacam-macam jenis yang dikelompokkan berdasarkan dimensi dan kegunaannya. Ada mesin bubut standar (standard lathe), mesin bubut sedang (medium lathe), mesin bubut meja panjang (long bed lathe), mesin bubut sabuk, serta mesin bubut ringan atau mesin bubut mini.

Mesin bubut mini merupakan jenis mesin bubut yang diperuntukkan untuk membubut benda yang berukuran kecil dan ringan. Bentuk dari mesin ini juga relatif kecil dan sederhana, dengan panjang mesin tidak lebih dari 1200 mm.

Mesin bubut mini dapat ditempatkan di meja atau di tempat mana pun dengan mudah karena beratnya yang ringan dan sifatnya yang lebih fleksibel untuk dipindah-pindahkan daripada jenis mesin bubut lainnya. Selain digunakan di industri-industri berskala kecil hingga sedang, jenis mesin bubut mini ini juga sering digunakan di sekolah-sekolah mesin untuk latihan sebelum membubut di mesin bubut yang lebih besar.

Di pasaran, jenis mesin bubut mini yang banyak disukai adalah mesin bubut mini rakitan berkekuatan 20.000rpm dengan berbagai macam fungsi yang berbeda, seperti mengamplas kayu, memotong kayu, mengebor kayu dan besi, hingga membuat berbagai macam miniatur dan furnitur.

Harga Mesin Bubut Mini

Harga mesin bubut mini di pasaran sangat bervariasi, tergantung dari merek, kualitas, kecanggihan teknologi yang dibawa, dan lain-lain. Untuk mesin bubut mini rakitan 20.000 rpm yang memiliki lima fungsi, harganya mulai dari Rp1.700.000 sampai Rp4.000.000. Sementara, untuk mesin bubut mini yang dapat memproses material besi, stainless steel, kayu, dan plastik, harganya mulai dari Rp10.000.000 hingga Rp20.000.000.

Itulah sedikit penjelasan singkat mengenai mesin bubut dan mesin bubut mini. Semoga bermanfaat!

Harga Mesin Bubut Mini / Kecil Untuk Besi dan Logam Lain Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yahya

0 komentar:

Posting Komentar