Rabu, 06 Desember 2017

Harga dan Cara Kerja Mesin Blow Molding Untuk Blowing Plastik / Botol

Mesin Blow Molding merupakan mesin yang digunakan untuk membuat wadah plastik berdinding tipis seperti botol air mineral, botol shampo, ataupun galon. Mesin blowing plastik ini bekerja dengan cara meniupkan udara panas ke dalam material plastik hingga mengikuti bentuk cetakan yang diinginkan.



Pertama, material plastik atau thermosplastic dipanaskan sampai meleleh. Selanjutnya, lelehan plastik tersebut akan diekstruksi melalui die head hingga membentuk tabung berongga yang biasa disebut parison.

Parison kemudian dijatuhkan diantara dua bagian cetakan yang melingkar dan digelembungkan dengan fluida pendorong yang berupa gas atau udara. Setelah digelembungkan sesuai bentuk yang diinginkan, lelehan plastik tersebut kemudian akan mengeras karena proses pendinginan yang diberikan oleh dinding cetakan. Selanjutnya, setelah tercapai waktu pendinginan optimum, cetakan atau mold akan terbuka dan melepaskan produk akhir yang sudah jadi.

Perbedaan Blow Molding Kaca dan Blow Molding Plastik

Metode blow molding yang digunakan untuk membentuk wadah plastik dan kaca sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya saja, perbedaan sifat material kaca dengan plastik membuat mesin blow molding kaca tidak bisa digunakan untuk mencetak wadah yang berbahan dasar plastik. Selain itu, cara kerja blow mold kaca umumnya dimulai dengan setetes kaca cair, sedangkan blow molding plastik menggunakan tabung plastik cair yang disebut parison.

Jenis-Jenis Mesin Blow Molding dan Cara Kerjanya

Perlu Anda ketahui, mesin ini memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan metode pencetakan dan bahan plastik yang digunakan. Nah, berikut adalah beberapa jenis mesin blow molding dan juga cara kerja dari mesin tersebut:

Injection Blow Molding

Injection blow molding adalah jenis mesin blow molding yang bekerja dengan cara menginjeksikan terlebih dahulu material plastik yang akan ditiup atau digelembungkan.

Mesin ini umumnya digunakan untuk membuat botol yang memiliki bentuk ulir pada bagian lehernya. Pada proses kerjanya, pertama-tama material plastik akan dipanaskan dengan suhu udara yang sangat tinggi. Setelah plastik telah meleleh, lelehan plastik kemudian diinjeksikan ke dalam cetakan parison.

Jika sudah, plastik selanjutnya dipindahkan ke cetakan blowing dan ditupkan udara hingga mengembang sesuai bentuk cetakan. Ketika sudah mencapai suhu optimum, cetakan kemudian akan membuka dan mengeluarkan hasil akhir. Demikian seterusnya sampai proses diberhentikan.

Extrusion Blow Molding

Extrusion blow molding merupakan jenis mesin blow molding yang bekerja dengan cara meneteskan material plastik yang akan dicetak dari extruder. Komponen utama pada jenis extrusion ini adalah extruder dan blow.

Metode extrusion ini umumnya digunakan untuk mencetak wadah plastik dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi. Adapun jenis plastik yang digunakan biasanya adalah jenis plastic PVC, HDEP, PC, PP, dan PETG.

Cara kerjanya, pertama-tama lelehan plastik dikeluarkan dari extruder dan dimasukkan ke cetakan blow dengan pengarah lubang. Setelah lubang tertutup, pengarah lubang kemudian mengalirkan udara untuk mendorong lelehan plastik hingga menekan ke dinding-dinding cetakan. Setelah suhu sudah menurun, cetakan kemudian akan terbuka dan mengeluarkan produk.

Stretch Blow Molding

Stretch blow molding merupakan proses pembentukan wadah plastik dengan cara merentangkan plastik sampai tercapai ukuran yang diinginkan dengan mempertimbangkan ketebalan plastik. Metode ini sangat baik digunakan untuk mengolah material plastik yang berjenis PET. Komponen utamanya adalah injeksi, stretcher, serta blow.

Cara kerjanya, pertama material plastik yang dalam keadaan meleleh diinjeksikan ke dalam kaviti dalam bentuk bakalan atau parison. Selanjutnya, plastik diregangkan sesuai dengan dimensi yang diperlukan. Jika sudah, udara akan ditiupkan hingga plastik mengembang dan menempel sesuai bentuk cetakan. Setelah suhu sudah menurun, cetakan akan membuka dan mengeluarkan hasil akhir yang sudah jadi.

Harga Mesin Blow Molding

Saat ini, material plastik merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat kemasan produk. Mulai dari botol air mineral, shampo, sabun, deterjen, hingga kosmetik, semuanya berbahan plastik. Untuk itu, bagi Anda yang bergerak di bidang industri yang membutuhkan wadah plastik sebagai kemasan produknya, mesin blow molding ini bisa menjadi solusi yang tepat untuk menghemat biaya pengeluaran Anda.

Produsen botol plastick umumnya menjual cetakan dalam partai besar dengan harga mulai dari Rp20 juta sampai Rp25 juta, dan Anda harus menunggu sekitar dua sampai tiga bulan sampai permintaan Anda dipenuhi. Itupun dengan risiko pesanan tidak diproduksi.

Apabila mitra utama mereka sedang membutuhkan banyak stok, bisa jadi pesanan Anda akan dinomor sekiankan. Kemungkinan terburuknya bahkan bisa saja ditolak. Terlebih lagi jika Anda berada di luar Pulau Jawa. Pengiriman partai besar ke luar pulau pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dengan memiliki mesin blow molding sendiri, maka Anda bisa menghemat puluhan juta untuk sekali pengiriman dan mengurangi kekecewaan Anda apabila produsen botol plastik menolak pesanan Anda. Pertanyaannya, berapakah harga dari mesin blow molding?

Untuk mesin blow molding tipe standar yang mampu memproduksi 850 botol setiap jam dengan satu cetakan yang berisi dua botol ukuran 0.05 – 1.5 L, harganya sekitar Rp 330 juta.

Sementara untuk mesin yang dapat mencetak 90 buah galon setiap jam, harganya sekitar Rp 385 juta. Jika ingin yang lebih cepat proses produksinya, ada mesin blow molding full otomatis yang mampu memproduksi 600 sampai 1300 botol per jam dalam berbagai ukuran harganya sekitar Rp 525 juta.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai jenis dan harga mesin blow molding. Semoga bermanfaat!

Harga dan Cara Kerja Mesin Blow Molding Untuk Blowing Plastik / Botol Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yahya

0 komentar:

Posting Komentar